Industri properti di Indonesia terus mengalami perubahan seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat akan hunian yang nyaman, modern, dan memiliki fasilitas lengkap. Di tengah dinamika pasar tersebut, kawasan Tallasa City di Makassar berhasil menunjukkan performa yang sangat positif dengan mencatat pertumbuhan lebih dari 20 persen setiap tahunnya. Pencapaian ini sekaligus menjadi bukti bahwa konsep kota mandiri semakin diminati oleh masyarakat, khususnya di kawasan Indonesia Timur.
Tidak hanya mencatat pertumbuhan penjualan yang signifikan, Tallasa City juga berhasil memperoleh dua penghargaan bergengsi pada ajang Golden Property Awards (GPA). Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas kualitas pengembangan kawasan serta inovasi yang dihadirkan oleh pengembang dalam menciptakan lingkungan hunian yang modern dan berkelanjutan.
Kota Mandiri yang Terus Berkembang
Tallasa City dikembangkan sebagai kawasan terpadu yang menggabungkan hunian, area komersial, fasilitas pendidikan, ruang terbuka hijau, hingga layanan kesehatan dalam satu kawasan. Konsep ini memungkinkan masyarakat untuk menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih praktis tanpa harus berpindah ke berbagai lokasi.
Dengan luas pengembangan mencapai sekitar 700 hektare, kawasan ini menjadi salah satu proyek kota mandiri terbesar di Makassar. Hingga saat ini, ribuan keluarga telah memilih Tallasa City sebagai tempat tinggal karena menawarkan keseimbangan antara kenyamanan hidup, aksesibilitas, dan potensi investasi jangka panjang.
Pertumbuhan di Atas Rata-rata
Pertumbuhan lebih dari 20 persen per tahun menjadi indikator kuat bahwa permintaan terhadap hunian di kawasan ini terus meningkat. Di saat sebagian pasar properti masih menghadapi tantangan, Tallasa City justru menunjukkan tren yang berbeda.
Beberapa faktor yang mendorong pertumbuhan tersebut antara lain:
- Pengembangan kawasan yang dilakukan secara bertahap namun konsisten.
- Infrastruktur yang terus bertambah.
- Lokasi strategis sebagai pintu gerbang kawasan timur Indonesia.
- Konsep hunian modern yang sesuai dengan kebutuhan keluarga masa kini.
- Potensi kenaikan nilai investasi seiring berkembangnya kawasan.
Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa masyarakat kini tidak hanya mencari rumah, tetapi juga lingkungan yang mampu mendukung kualitas hidup dalam jangka panjang.
Raih Dua Penghargaan Nasional
Keberhasilan Tallasa City semakin diperkuat dengan diraihnya dua penghargaan dalam Golden Property Awards 2025.
Penghargaan tersebut diberikan kepada:
- Best Township Development Project untuk kawasan Makassar dan sekitarnya.
- Best Zillenial Housing Project untuk Cluster Alstonia yang dirancang khusus bagi generasi muda dan keluarga baru.
Ajang penghargaan ini dikenal menggunakan sistem penilaian berbasis data serta mempertimbangkan berbagai aspek seperti kualitas pembangunan, inovasi, konsep kawasan, hingga keberlanjutan proyek. Pencapaian tersebut memperlihatkan bahwa Tallasa City mampu memenuhi standar pengembangan properti di tingkat nasional.
Mengedepankan Konsep Ramah Lingkungan
Salah satu nilai tambah yang ditawarkan Tallasa City adalah penerapan konsep pembangunan berkelanjutan. Pengembang mulai menghadirkan teknologi ramah lingkungan melalui pemanfaatan panel surya pada klaster terbaru sebagai sumber energi alternatif.
Selain itu, kawasan juga menyediakan ruang terbuka hijau yang cukup luas untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan nyaman bagi penghuni.
Pendekatan ini menjadi salah satu alasan mengapa Tallasa City mendapat perhatian masyarakat yang kini semakin peduli terhadap efisiensi energi dan kualitas lingkungan tempat tinggal.
Fasilitas Lengkap dalam Satu Kawasan
Keunggulan kota mandiri tidak hanya terletak pada rumah yang dibangun, tetapi juga pada fasilitas pendukungnya. Tallasa City terus mengembangkan berbagai fasilitas agar seluruh kebutuhan penghuni dapat terpenuhi dalam satu kawasan.
Beberapa fasilitas yang telah tersedia maupun sedang dikembangkan meliputi:
- Area komersial.
- Sekolah.
- Fasilitas kesehatan.
- Ruang terbuka hijau.
- Tempat rekreasi.
- Rencana pengembangan universitas.
- Rumah sakit.
- Fasilitas hospitality.
Dengan konsep tersebut, penghuni dapat menikmati kemudahan akses terhadap berbagai layanan penting tanpa harus menempuh perjalanan jauh.
Menarik Minat Generasi Muda
Perubahan gaya hidup masyarakat turut memengaruhi kebutuhan terhadap hunian. Generasi milenial dan Gen Z kini lebih memilih rumah yang berada di lingkungan modern, memiliki keamanan yang baik, serta dekat dengan fasilitas publik.
Melalui Cluster Alstonia, Tallasa City menghadirkan rumah dengan desain kontemporer, sistem keamanan 24 jam, one gate system, dan rencana pembangunan club house yang mendukung aktivitas sosial para penghuni.
Konsep ini menjadi salah satu faktor yang membuat kawasan tersebut memperoleh penghargaan sebagai proyek hunian terbaik untuk generasi muda.
Potensi Investasi Properti di Makassar
Makassar merupakan pusat pertumbuhan ekonomi di Indonesia Timur. Perkembangan infrastruktur, peningkatan aktivitas bisnis, serta bertambahnya jumlah penduduk membuat kebutuhan terhadap hunian terus meningkat.
Kawasan yang berkembang secara terencana seperti Tallasa City memiliki peluang untuk mengalami kenaikan nilai properti dalam jangka panjang. Oleh karena itu, selain menjadi tempat tinggal, kawasan ini juga dipandang sebagai salah satu pilihan investasi yang menjanjikan.
Dengan terus bertambahnya fasilitas dan pembangunan kawasan, nilai properti diperkirakan akan semakin meningkat seiring waktu.
Pertumbuhan lebih dari 20 persen per tahun serta raihan dua penghargaan nasional menjadi bukti bahwa Tallasa City berhasil membangun kepercayaan pasar melalui kualitas pengembangan kawasan yang konsisten.
Konsep kota mandiri, fasilitas lengkap, pembangunan berkelanjutan, serta fokus pada kebutuhan masyarakat modern menjadikan Tallasa City sebagai salah satu proyek properti paling menarik di Makassar. Bagi masyarakat yang mencari hunian sekaligus investasi jangka panjang, perkembangan kawasan ini menjadi sinyal positif bahwa Makassar terus bergerak menuju masa depan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi dan properti di Indonesia Timur.